2009/10/28
BIENNALE SENI RUPA JATIM III 2009 11-18 DESEMBER 2009
BIENNALE SENI RUPA JATIM III 2009 11-18 DESEMBER 2009 Mengurai akar budaya Ketika berbicara mengenai akar budaya maka yang terlintas dalam pikiran kita adalah kesenian tradisi kita yang telah dilupakan,terpinggirkan dan tidak dikelola, dihidupi sebagai spirit untuk melahirkan karya-karya seni kekinian. Akar budaya tersebut tidak dipelajari sebagai sebuah ruang yang membangun keasalan hidup. Padahal pada budaya lokal kita akan mendapatkan pelajaran hidup tentang kearifan lokal,kepandaian dan kejeniusan lokal yang pada masa lalu bisa dilihat pada bangunan candi,relief candi,lukisan kaca,wayang beber,damar kurung,topeng tradisi,keramik malo,batik tulis dan sebagainya. Pada realitasnya biarpun akar budaya itu telah menyatu dalam tubuh yang membentuk sebagai manusia sekitar pesisiran,perbukitan,sungai brantas,Candi,perkotaan,dan pegunungan. Budaya itu tidak nampak karena yang dipelajari hanya kulitnya belum pada esensinya. Maka yang lahir ketidak mengertian kita tentang budaya kita sendiri yang sehari-hari telah menyatu dengan ruh,darah,dan jiwa. Keindahan lokal yang penuh makna hanya dipahami sebagai sesuatu yang akan membawa pada romantisme “kelangenan”. Betulkah ? Mari dalam Biennale Jawa Timur III 2009 ini kita urai benang-benang akar itu untuk menumbuhkan spirit melahirkan karya-karya seni rupa kontemporer yang berdasarkan akar budaya kita masing-masing. berhenti sejenak untuk mengurai lalu mengeksplorasi apa yang telah kita dapat pada akar budaya yang sebenarnya telah lama masuk dalam kehidupan kita. Bukan berarti kita harus menggambar wayang kulit,lukisan kaca,wayang beber dan lainya. Tetapi bagaimana kita mengeksplorasi lalu membuat eksperimentasi yang akan melahirkan karya baru dalam ranah seni rupa di Indonesia. Tim: Freddy H. Istanto (Konsultan),Asri Nugroho, Agus Koecink TEKNIS PELAKSANAAN BIENNALE SENI RUPA JATIM III 2009 11-18 DESEMBER 2009 1.Biennale Jawa Timur 2009 diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai agenda pameran dua tahunan, yang diikuti oleh para perupa yang beraktivitas kesenirupaan di wilayah Jawa Timur dan perupa Jatim beraktifitas diluar wilayah Jatim 2.Alamat (Surat) sekretariat Biennale Jawa Timur 2009: Sozo artspace : Jl.Raya Darmo Permai Timur 18/BC -1 Surabaya. Email: koeciank@yahoo.com. Telp: 081803316545 3.Konsep, mediasi, dan teknis pelaksanaan Biennale Jawa Timur 2009 dikoordinasikan oleh Kurator Biennale, dan manajemen tata kerja organisasi dikoordinasikan oleh Ketua Pelaksana Biennale. 4.Kurator akan menghubungi dan mengunjungi calon peserta Biennale yang dipilih berdasarkan pertimbangan kekaryaan dan konteks tematik dan diasumsikan dapat merespons dan mengikuti biennale tersebut. 5.Kunjungan Kurator dalam rangka mengajak dialog dan membangun kesepahaman bersama dengan calon peserta biennale. 6.Kunjungan Kurator ke studio peserta biennale bersifat tidak mutlak. Kunjungan ini akan dilaksanakan dengan tingkat urgensinya. 7.Setiap peserta (individu/kelompok) biennale wajib mengisi Formulir Kesertaan dengan melampirkan data yang diminta. 8.Formulir Kesertaan langsung diisi dan diberikan kepada Kurator pada saat mengadakan kunjungan ke studio calon peserta biennale. 9.Data-data yang diperlukan untuk kepentingan publikasi dan pembuatan katalog, dikirimkan oleh peserta (individu/kelompok) selambat-lambatnya 9 November 2009 ke sekretariat Biennale Jawa Timur 2009. 10.Setiap peserta undangan khusus (individu/kelompok) membuat satu karya terbaru, undangan terbuka membuat 2 karya yang diajukan untuk diseleksi dan siap dipamerkan. 11.Karya dikirimkan berdasarkan ruang pameran nanti akan di hubungi oleh pihak penyelenggara. 12.Biaya pengiriman karya ditanggung oleh peserta biennale (individu / kelompok). 13.Pengembalian karya oleh panitia 14.Bagi peserta (individu/kelompok) yang karyanya membutuhkan peralatan elektronik, pengadaannya harus diupayakan peserta sendiri. 15.Panitia hanya menyediakan sambungan arus listrik. 16.Peserta (individu/kelompok) yang karyanya membutuhkan pemasangan cukup rumit, disarankan datang langsung untuk memimpin pemasangan karyanya. Jika tidak memungkinkan datang, peserta wajib membuat tata urutan pemasangan karya disertai gambar petunjuk. 17.Untuk karya 2 dimensi, ukuran sisi horizontal maksimal 2 meter dan sisi vertikal maksimal 2 meter. 18.Untuk karya selain 2 dimensi, yang ditampilkan di dalam ruang (in door) disediakan area lebih kurang 3 x 3 meter, sedangkan karya di luar ruang (out door) menempati area lebih kurang 3 x 5 meter. 19.Tata letak karya akan ditentukan oleh Kurator 20.Anggota peserta kelompok minimal 2 orang. 21.Setiap peserta (individu/kelompok) akan mendapatkan 1eksemplar katalog dan satu undangan pembukaan / diskusi. 22.Setiap peserta (individu/kelompok) harus mencantumkan harga karya dengan besar nominal atas dasar pertimbangan peserta dan masukan kurator/panitia. 23.Panitia berhak memotong 30% dari harga (netto) karya yang terjual. 24.Panitia tidak mengasuransikan karya dan tidak menanggung biaya kerusakan/kehilangan karya selama proses pengiriman atau pengembalian karya. 25.Jika terjadi kerusakan/kehilangan karya selama waktu pameran berlangsung, panitia akan mengganti sebesar-besarnya 5 % dari taksiran biaya produksi karya. 26.Panitia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga dan merawat karya selama masa pameran. 27.Jika terjadi situasi force majeure semua ketentuan di atas menjadi tanggungjawab peserta, bukan panitia. Alamat (Surat): Sekretariat Biennale Jawa Timur 2009: Sozo artspace : Jl.Raya Darmo Permai Timur 18/BC -1 Surabaya. Email: koeciank@yahoo.com. Telp: 081803316545
Diposting oleh sandy di 20:27 0 komentar
2009/10/13
Tipografi adalah disiplin ilmu yang dipandang tidak cool tapi misterius, yang selalu di belakang layar dan cenderung low profile.
Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin.
Diposting oleh sandy di 14:31 0 komentar







